"Apa Rasanya?" shares the real stories behind big-stage presentations. Through exclusive interviews, we uncover how speakers tackle challenges, own the moment, and turn pressure into impact.
Articles by T&DON®
Insight-packed articles on presenting, storytelling, public speaking, and other conversational topics.
Presentasiin Keresahan Sosial Lewat Karya Seni? | Kala
Kala, Storyteller & Content Creator, berbagi soal gimana rasanya menyuarakan keresahan sosial lewat karya seni dan cerita.
Styling No Na for the Gold House Gala? | Allysha Nila
Allysha Nila, Fashion Stylist & Writer, on styling No Na for the Gold House Gala and fashion as cultural diplomacy.
Presentasi di Forum Farmasi Internasional? | Eza Riyeni
Eza Riyeni, Apoteker & Pharmacreator, berbagi soal presentasi di forum farmasi internasional IPSF.
Presentasi Soal 'Figuring Life Out' di Depan Ribuan Gen Z? | Sarah Ardiwinata
Sarah Ardiwinata, Co-Author of Leadership XYZ, berbagi soal presentasi 'Figuring Life Out' di depan ribuan Gen Z.
Presentasi Soal Proses Kerja di Agency ke Mahasiswa? | Belmiro Hasballah
Belmiro Hasballah, Creative & Design Consultant dan Founding Partner Numiro, berbagi soal presentasi proses kerja agency ke mahasiswa.
Presentasi di Depan Ratusan Strangers di Mutual Friends? | Bella Utami
Bagi Bella Utami, membangun Mutual Friends bukan cuma soal mengumpulkan orang, tapi soal menciptakan pengalaman yang membuat orang asing merasa diterima.
Presentasiin Misi Pemberdayaan Perempuan? | Devina Mahendriyani
Bagi Devina Mahendriyani, presentasi bukan sekadar menyampaikan pencapaian bisnis, tapi tanggung jawab untuk mewakili suara perempuan yang lebih luas.
Presentasi Sebagai Mentor di Apple Developer Academy? | Adhe Tertiasusman
Bagi Adhe Tertiasusman, presentasi bukan cuma soal menyampaikan materi, tapi soal membaca ruangan dan tahu kapan jadi speaker, kapan jadi listener.
Presentasi ke Mahasiswa di Plaza Design 2025? | Danu Karunia
Danu Karunia cerita gimana rasanya membangun presentasi dua arah ke mahasiswa yang kritis, dari menjaga flow diskusi sampai membagikan realita industri yang jarang diajarin di kampus.
Presentasi soal Authenticity Pada Self Branding di Conference? | Vania Evan
Vania Evan cerita gimana rasanya menyusun presentasi yang jujur soal authenticity di personal branding tapi tetap punya struktur yang jelas.
Presentasi Soal Pertumbuhan UMKM di Conference? | Uta Verina
Ngomongin isu ekonomi dan UMKM ke audiens yang bukan dari bidang itu, Uta Verina cerita gimana rasanya menyusun argumen kompleks jadi presentasi yang credible.
Presentasi Soal Berbagai Topik di Depan Anak TK? | Indira Larasati
Kali ini, T&DON ngobrol bareng Indira Larasati, Teacher di HEI Schools Senayan, soal gimana rasanya membersamai proses belajar anak-anak usia dini: dari menjaga mereka tetap engaged, menyederhanakan topik rumit tanpa kehilangan makna, sampai merespons hal-hal sensitif dengan tenang.
Presentasi Workshop Yoga Pake Pendekatan Psikologis? | Khansa Khairunnisa
Bagi Khansa Khairunnisa, Yoga & Breathwork Teacher, itulah tantangan nyata yang ia hadapi ketika membawa workshop yoga dengan pendekatan psikologis ke hadapan teman-teman seprofesinya. Bukan cuma soal menyampaikan teknik, tapi juga soal bagaimana caranya bikin orang feel it, bukan sekadar know it. Jadi, apa rasanya presentasi workshop yoga pake pendekatan psikologis?
Presentasi Bahas Edukasi Sensitif ke Anak Usia Dini? | Amelia Margaretha
Ada topik yang bikin banyak orang dewasa nervous duluan sebelum sempat menjelaskannya ke anak-anak.
Presentasi di Festival Ekonomi di Papua? | Rafif Adhikara
Ada panggung di mana audiensnya masih dua puluhan tapi udah curi start membangun bisnis di tengah dunia yang serba digital.
Presentasi di Harvard Law School? | Dominique Virgil
Bagi Dominique Virgil, Legal Advisor di Ministry of Foreign Affairs of the Republic of Indonesia, ruang itu adalah kelas-kelas di Harvard Law School. Di sana, presentasi bukan sekadar menyampaikan argumen — tapi diuji lewat tradisi Socratic Method, di mana setiap klaim ditantang lewat pertanyaan.
Jadi, gimana caranya tetap tenang dan terbuka saat argumen kita dibedah habis-habisan? Dan yang paling penting, apa rasanya presentasi di Harvard Law School?
Presentasi Sebagai Fasilitator di Depan Berbagai Audiens? | Elsa Christine
Bagi Elsa Christine, Associate Facilitator di TalentBox Indonesia dan Licensed Practitioner Insights Discovery®, momen itu jadi inti dari setiap sesi yang ia pandu. Dari audiens lintas generasi sampai skala ruangan yang makin besar, ia harus membaca energi, menyesuaikan bahasa, dan menjaga makna — bukan sekadar menjalankan rundown.
Jadi, gimana caranya? Apa yang membedakan fasilitator yang hadir penuh dengan yang cuma mengejar waktu? Dan yang paling penting, apa rasanya presentasi sebagai fasilitator di depan berbagai audiens?
Presentasi Sambil Ngobrol di Rewind by Maple Media? | Tiara Dianita
Bagi Tiara Dianita, Editor The Maple Media di Redwoods Digital, momen itu adalah keseharian. Sebagai host di berbagai sesi interview seperti Rewind dan Wander, dia harus bisa menjaga obrolan tetap santai sekaligus terarah — sambil membaca kapan harus menggali lebih dalam dan kapan cukup merangkum.
Jadi, gimana prosesnya? Apa tantangan terbesarnya? Dan yang paling penting, apa rasanya presentasi sambil ngobrol di Rewind by Maple Media?
Presentasiin Short Film di Festival Film Internasional? | Razny Mahardhika
Bagi Razny Mahardhika, Filmmaker & Creative Director di Kinovia, membawa film “Film Wajib Tonton Sebelum Mati” ke festival di Indonesia, Kanada, dan Korea Selatan bukan soal nge-pitch film—tapi soal connect sebagai manusia.
Jadi, gimana prosesnya? Apa tantangan terbesarnya? Dan yang paling penting, Apa Rasanya Presentasiin Short Film di Festival Film Internasional?
Presentasi Untuk Rebranding TMII? | Frances Cherry
Cherry ngalamin sendiri gimana rumitnya presentasiin rebranding TMII yang bakal diresmikan langsung oleh Presiden. Bukan cuma soal desain yang subjective, tapi juga harus nyatuin suara tiga institusi negara dalam waktu yang super singkat. Jadi, apa rasanya presentasiin TMII di tengah tekanan segede itu?