"Apa Rasanya?" shares the real stories behind big-stage presentations. Through exclusive interviews, we uncover how speakers tackle challenges, own the moment, and turn pressure into impact.
Articles by T&DON®
Insight-packed articles on presenting, storytelling, public speaking, and other conversational topics.
Presentasi di Harvard Law School? | Dominique Virgil
Bagi Dominique Virgil, Legal Advisor di Ministry of Foreign Affairs of the Republic of Indonesia, ruang itu adalah kelas-kelas di Harvard Law School. Di sana, presentasi bukan sekadar menyampaikan argumen — tapi diuji lewat tradisi Socratic Method, di mana setiap klaim ditantang lewat pertanyaan.
Jadi, gimana caranya tetap tenang dan terbuka saat argumen kita dibedah habis-habisan? Dan yang paling penting, apa rasanya presentasi di Harvard Law School?
Presentasi Sebagai Fasilitator di Depan Berbagai Audiens? | Elsa Christine
Bagi Elsa Christine, Associate Facilitator di TalentBox Indonesia dan Licensed Practitioner Insights Discovery®, momen itu jadi inti dari setiap sesi yang ia pandu. Dari audiens lintas generasi sampai skala ruangan yang makin besar, ia harus membaca energi, menyesuaikan bahasa, dan menjaga makna — bukan sekadar menjalankan rundown.
Jadi, gimana caranya? Apa yang membedakan fasilitator yang hadir penuh dengan yang cuma mengejar waktu? Dan yang paling penting, apa rasanya presentasi sebagai fasilitator di depan berbagai audiens?
Presentasi Sambil Ngobrol di Rewind by Maple Media? | Tiara Dianita
Bagi Tiara Dianita, Editor The Maple Media di Redwoods Digital, momen itu adalah keseharian. Sebagai host di berbagai sesi interview seperti Rewind dan Wander, dia harus bisa menjaga obrolan tetap santai sekaligus terarah — sambil membaca kapan harus menggali lebih dalam dan kapan cukup merangkum.
Jadi, gimana prosesnya? Apa tantangan terbesarnya? Dan yang paling penting, apa rasanya presentasi sambil ngobrol di Rewind by Maple Media?
Presentasiin Short Film di Festival Film Internasional? | Razny Mahardhika
Bagi Razny Mahardhika, Filmmaker & Creative Director di Kinovia, membawa film “Film Wajib Tonton Sebelum Mati” ke festival di Indonesia, Kanada, dan Korea Selatan bukan soal nge-pitch film—tapi soal connect sebagai manusia.
Jadi, gimana prosesnya? Apa tantangan terbesarnya? Dan yang paling penting, Apa Rasanya Presentasiin Short Film di Festival Film Internasional?
Presentasi Untuk Rebranding TMII? | Frances Cherry
Cherry ngalamin sendiri gimana rumitnya presentasiin rebranding TMII yang bakal diresmikan langsung oleh Presiden. Bukan cuma soal desain yang subjective, tapi juga harus nyatuin suara tiga institusi negara dalam waktu yang super singkat. Jadi, apa rasanya presentasiin TMII di tengah tekanan segede itu?
Presentasi Untuk Rebranding Indonesia Kaya? | Evan Wijaya
Evan Wijaya, seorang graphic designer dan art director, berbagi pengalamannya ketika harus mempresentasikan konsep rebranding Indonesia Kaya — brand seni budaya Djarum Foundation — di hadapan tim klien. Di balik keterbatasan waktu, gangguan teknis yang tak terduga, dan sensitivitas budaya yang harus dijaga, bagaimana dia tetap menjaga kepercayaan diri dan kredibilitasnya?
Presentasiin Arsip Digital Sejarah Visual Indonesia? | Prinvia Prichariel
Via ngalamin sendiri gimana rasanya jadi presenter yang masih merasa “baru” di bidangnya, tapi harus naik panggung di depan audiens yang jauh lebih berpengalaman. Bukan cuma soal sejarah yang berat, tapi juga soal bagaimana bikin orang yang nggak suka sejarah bisa connect. Jadi, apa rasanya presentasiin Artefak Kita?
Presentasi Sebagai Career Coach di Media & TV? | Valencia Gabriella
Valencia Gabriella, Founder & CEO of TalentGo.ai, berbagi soal gimana rasanya menyampaikan insight karier di media dan TV nasional.
Presentasiin Race Strategy Buat Komunitas Pelari? | Adystra Bimo
Adystra Bimo Herayanto, Co-Founder of Athletica, berbagi soal gimana rasanya mempresentasikan race strategy buat komunitas pelari.
Present an Archival Exhibition at Pratt Institute Library? | Kelsey Kiantoro
Kelsey Kiantoro, Digital Archivist at Pratt Institute Archive, shares what it's like presenting an archival exhibition and turning archival work into a clear public narrative.
Presentasi sebagai Rektor di Institut Pariwisata? | Ariani Wardhani
Ariani Wardhani, Rector at Institut Pariwisata Tedja Indonesia, berbagi soal rasanya membangun komunikasi yang tenang dan penuh dialog di institusi akademik.
Presentasiin Inovasi Sistem Keuangan untuk BOD? | Faisal Akbar
Faisal Akbar, Corporate Finance and Accounting Project Specialist at PT Dharma Satya Nusantara Tbk, berbagi soal rasanya menyederhanakan laporan keuangan yang kompleks jadi presentasi yang mudah dicerna BOD.
Presentasi di Sony Future Filmmaker 2025? | Shaquille & Quina
Shaquille Zaki N. & Quina Q. Mirxela, Director and Writer of Tanah Kitai, berbagi soal rasanya mempresentasikan film dokumenter mereka di Sony Future Filmmaker 2025.
Presentasiin Rendang di Taiwan? | Narendra Archie Prameswara
Archie ngalamin sendiri gimana ribetnya ngejelasin kuliner legendaris ini ke audiens internasional. Bukan cuma soal masak di depan orang banyak, tapi juga ngegabungin storytelling, diplomasi budaya, dan mastiin masakannya gak gosong! Jadi, apa rasanya presentasiin rendang di Taiwan?
Presentasiin Logo IKN Nusantara? | Aulia Akbar
Dari research-based design ke presentasi di depan pemerintah, Aulia Akbar bawa logo IKN Nusantara ke panggung besar. Proses ini bukan cuma soal desain, tapi juga soal meramu narasi yang kuat dan meyakinkan di hadapan pemerintah. Jadi, apa rasanya presentasiin logo IKN Nusantara?
Presenting at the World Youth Forum in Egypt? | Yuma Soerianto
From coding in his room to speaking on a world stage, Yuma Soerianto shared his AI insights in front of 8,000 people, including the president of Egypt. How did a 19-year-old conquer a global forum? So, What Was It Like to Present at the World Youth Forum in Egypt?
Presentasiin Jamu di Forum Global? | Intan Rahmaningtyas
T&DON ngobrol bareng Intan Rahmaningtyas, Co-Founder Lestari Jamuku, berbagi kisahnya memperkenalkan jamu di forum global. Gimana strategi Intan bikin jamu jadi lebih dari sekadar minuman tradisional? Dan, apa rasanya presentasiin jamu di forum global?
Presentasi Untuk Para ‘Mami’? | dr. Natasya Ayu Andamari, SpA.
dr. Tasya berbagi pengalaman menghadapi tantangan presentasi di depan ibu-ibu, mengatasi rasa takut di-judge, dan menemukan cara terbaik untuk membangun ruang diskusi yang lebih terbuka. Jadi, Apa Rasanya Presentasi untuk Para 'Mami'?
Presentasiin Grafis Nusantara di Bolzano? | Claudia Novreica
Claudia Novreica dari Grafis Nusantara menghadapi tantangan presentasi internasional pertamanya, dari menaklukkan rasa nervous, hingga menemukan peluang internasional bagi Grafis Nusantara. Jadi, Apa Rasanya Presentasiin Grafis Nusantara di Bolzano?
Claudia Novreica dari Grafis Nusantara menghadapi tantangan presentasi internasional pertamanya, dari menaklukkan rasa nervous, hingga menemukan peluang internasional bagi Grafis Nusantara. Jadi, Apa Rasanya Presentasiin Grafis Nusantara di Bolzano?